#SELFREMINDER

Ada satu hari, satu tempat yang sangat Rani rindukan…

Jadi, ini judulnya lempar ke belakang alias throwback. Dibulan puasa tahun 2017 ini, one fine night imam shalat tarawih membacakan surat Ar-Rahman. Satu kalimat yang menohok yang diulang lagi dan lagi disurat Ar-Rahman, Fabiayyi ala i rabbikuma tukaththibani: Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?

فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Semangat! Berjuang itu harus, istirahat itu perlu. Ngeluh itu jangan-kalau-kamu-kuat-buat-nahan, nggak apa-apa kalau capek. Mungkin kamu udah ada di jalur yang benar tapi tanjakan, jadi terasa berat. Sedikit lagi, sedikit lagi sampai tujuan. Doa itu…ulang terus sampe Allah capek denger kita doa dan mengabulkannya. Dan… doa sebesar-besarnya mimpi yang kita pinta, doa itu jangan kecil, jangan setengah-setengah, sekalian besar, sekalian banyak!

Doa (salah satunya) yang selalu dan selalu Rani ulangi setiap sujud, “Ya Allah semoga yang masih sekolah segera diluluskan, yang sudah lulus segera mendapat pekerjaan yang mapan nyaman membahagiakan, yang sudah bekerja berilah kebahagiaan disetiap pekerjaan kami mapankanlah kami, yang
sudah mapan semoga bisa segera menaiki tangga-tangga kehidupan lainnya yang lebih tinggi! Aamiin.”

❤ Rani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *